Artikel

SMP Mutual Kota Magelang Gelar Sekolah Orang Tua, Bahas Persiapan TKA Kelas IX

Kota Magelang – SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang kembali menghadirkan program Sekolah Orang Tua yang kali ini diikuti oleh seluruh wali murid kelas IX. Kegiatan yang menjadi agenda perdana pada tahun ajaran 2025/2026 semester gasal tersebut digelar di Aula SMP Mutual pada Sabtu (20/09) dengan menghadirkan pembicara Ustaz Iqbal Wijdani, Lc.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, M.Pd., menyampaikan bahwa program sekolah orang tua ini sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wadah komunikasi antara sekolah dengan wali murid untuk bersama-sama mengawal perkembangan siswa, khususnya menjelang akhir masa belajar di SMP.

“Program ini kami gagas agar ada jembatan komunikasi yang sehat antara sekolah dan orang tua. Harapannya, orang tua dapat mengetahui program sekolah sekaligus mendampingi putra-putrinya agar tetap dalam kondisi terbaik,” ungkap Ahmad Haryanto.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa siswa kelas IX tinggal beberapa bulan lagi akan menghadapi ujian akhir dan tantangan baru berupa Tes Kemampuan Akademik (TKA). Tes ini, meski tidak bersifat wajib, kini menjadi salah satu alat ukur capaian akademik yang bisa digunakan siswa untuk mendaftar ke sekolah negeri maupun swasta favorit.

“Anak-anak kita akan menghadapi TKA. Tes ini memang bukan syarat mutlak, tetapi ke depan akan dijadikan alat ukur akademik sehingga lulusan SMP Mutual tetap terstandarisasi. Oleh karena itu, sekolah sudah menyiapkan strategi, termasuk jam tambahan belajar. Kami mohon dukungan penuh dari para orang tua,” ujarnya.

Orang Tua Diminta Lebih Proaktif

Sementara itu, Ustaz Iqbal Wijdani, Lc., Wakil Kepala Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan SMP Mutual, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak menjelang kelanjutan pendidikan. Ia menekankan agar siswa tidak hanya memilih sekolah berdasarkan faktor lingkungan atau sekadar mengikuti teman sebaya.

“Sudah saatnya para orang tua mulai mengarahkan putra-putrinya untuk menentukan pilihan sekolah lanjutan. Jangan sampai keputusan mereka hanya karena ikut-ikutan teman. Tidak semua keinginan anak harus dituruti, ada perjuangan yang harus ditempuh agar hasilnya membawa kebahagiaan,” pesannya.

Ia juga menekankan bahwa pendampingan orang tua sangat diperlukan, baik dalam memotivasi maupun menyiapkan mental anak menghadapi persaingan akademik.

Strategi Persiapan Tambahan

Acara sekolah orang tua tersebut ditutup dengan pemaparan dari Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan. Ia menjelaskan bahwa sekolah telah menyiapkan program tambahan jam belajar khusus untuk menghadapi TKA yang akan dimulai pada Oktober mendatang.

“Kami Insya Allah akan menjadwalkan tambahan belajar dua kali sepekan, dimulai pukul 06.15 hingga 07.30 WIB. Harapannya, anak-anak lebih siap menghadapi TKA. Kami sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari orang tua,” jelasnya.

Selain pembahasan mengenai persiapan TKA, kegiatan sekolah orang tua juga dirangkaikan dengan pengambilan hasil belajar Ulangan Tengah Semester (UTS) gasal 2025/2026. Bagi wali murid boarding, acara ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengirimkan kebutuhan tambahan bagi putra-putri mereka.

Menguatkan Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Kegiatan sekolah orang tua yang diinisiasi SMP Mutual Kota Magelang ini menegaskan komitmen sekolah dalam memperkuat sinergi dengan orang tua. Dengan adanya program ini, sekolah tidak hanya menyiapkan siswa dari sisi akademik, tetapi juga melibatkan orang tua sebagai mitra utama dalam pembentukan karakter dan arah pendidikan anak.

Ahmad Haryanto menambahkan, “Kami percaya, keberhasilan pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga hasil kolaborasi dengan orang tua. Dengan dukungan dan doa dari ayah bunda, kami yakin siswa SMP Mutual siap menghadapi tantangan di jenjang berikutnya.”

Melalui program yang rutin diadakan ini, SMP Mutual berharap wali murid semakin aktif berpartisipasi dalam mendukung seluruh program sekolah. Kehadiran orang tua dalam forum ini juga menjadi wujud kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak yang akan segera melangkah ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button