Pengurus Baru Baritma SMP Mutual Kota Magelang Dikukuhkan, Siap Jadi Pelopor Kedisiplinan

KOTA MAGELANG — Barisan Inti Mutual (Baritma) kembali meneguhkan perannya sebagai ikon kedisiplinan di SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang. Organisasi siswa yang menjadi garda terdepan penegakan tata tertib sekolah ini resmi mengukuhkan pengurus baru pada Sabtu (10/1). Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala SMP Mutual, Ahmad Haryanto, di hadapan guru, pembina, serta seluruh anggota Baritma.
Baritma bukan sekadar ekstrakurikuler. Organisasi ini dihuni oleh siswa terpilih yang diproyeksikan menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah. Pengurus yang dilantik berasal dari kelas VII dan VIII, sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan penguatan karakter disiplin sejak dini.
Dalam sambutannya, Ahmad Haryanto menegaskan bahwa Baritma memiliki peran strategis dalam membangun budaya sekolah. Ia berharap Baritma terus menjadi pelopor kedisiplinan sekaligus ruang pembelajaran kepemimpinan yang berkelanjutan.
“Saya melihat organisasi Baritma di SMP Mutual ini sangat bagus. Bahkan alumninya sampai sekarang masih berkomunikasi. Meskipun sudah lulus dari SMP Mutual, mereka masih sering bersambang untuk memberikan semangat kepada adik-adiknya,” ujar Ahmad.
Menurutnya, organisasi siswa seperti Baritma memberikan pengalaman kepemimpinan yang tidak sepenuhnya diperoleh di ruang kelas. Pengalaman berorganisasi menjadi bekal penting bagi masa depan siswa, terutama dalam membentuk karakter tangguh, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Lebih lanjut, Ahmad berpesan agar seluruh pengurus baru menjaga nama baik almamater dan memegang teguh visi serta misi organisasi. Ia menekankan pentingnya kekompakan dan keteladanan dalam setiap tindakan.
“Jaga almamater Baritma. Jangan sampai ada yang keluar dan membelok dari visi misi organisasi. Semua yang dilantik hari ini harus kompak dan menjadi contoh kedisiplinan bagi teman-temannya,” tegasnya.
Sementara itu, Pembina Baritma, Denni Susanto, mengingatkan bahwa menjadi anggota Baritma bukan hanya soal kebanggaan mengenakan atribut organisasi. Menurutnya, ruh utama Baritma adalah kedisiplinan dan proses pembentukan karakter.
Ia menuturkan bahwa komunikasi dengan alumni Baritma lintas angkatan hingga kini masih terjalin erat. Banyak alumni yang mengakui bahwa pengalaman berorganisasi di Baritma memberi dampak besar terhadap kedewasaan dan kesiapan mereka menghadapi tantangan di jenjang berikutnya.
“Sampai sekarang saya masih sering berkomunikasi dengan alumni Baritma lintas angkatan. Saat mereka bersambang ke sekolah, banyak cerita. Berkat Baritma, mereka merasa ditempa, belajar berorganisasi, dan menjadi lebih dewasa,” jelas Denni.
Denni berharap, kepengurusan baru Baritma dapat semakin solid dan menjadikan organisasi ini sebagai ruang berproses yang positif bagi seluruh anggotanya. Ia juga menekankan pentingnya memahami visi dan misi organisasi agar Baritma tetap konsisten sebagai simbol kedisiplinan SMP Mutual Kota Magelang.
Masa jabatan pengurus Baritma memang hanya satu tahun. Namun, peran dan kontribusinya sangat dirasakan dalam kehidupan sekolah. Baritma tidak hanya mengajarkan baris-berbaris, tetapi juga membentuk mental, sikap, serta tanggung jawab siswa sebagai bagian dari Barisan Inti Mutual.
Ketua Baritma terpilih, Satria Akbar, dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk memimpin organisasi secara terbuka dan kolektif. Ia mengajak seluruh anggota untuk saling menguatkan demi kemajuan Baritma.
“Saya berharap kita bisa saling menguatkan. Jika saya sebagai ketua masih memiliki kekurangan, jangan segan untuk mengingatkan,” ucap Satria.
Pengukuhan pengurus baru Baritma ini menjadi momentum penting bagi SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang dalam meneguhkan komitmen pendidikan karakter. Melalui Baritma, sekolah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berdisiplin, berjiwa pemimpin, dan berakhlak mulia.



