Peringati Hari Anak Nasional 2026, SMP Mutual Kota Magelang Gelar Upgrade Mindset Bersama Pendongeng Nasional

KOTA MAGELANG – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang jatuh pada 23 Juli, SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang menggelar kegiatan Upgrade Mindset bagi 210 siswa kelas VII. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk seminar motivasi tersebut menghadirkan pendongeng nasional sekaligus pengurus Kampung Dongeng, Kak Damar, di aula sekolah.
Selama kurang lebih dua jam, para siswa mengikuti sesi motivasi yang dipenuhi cerita inspiratif, permainan edukatif, serta penguatan karakter. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMP Mutual dalam membangun karakter peserta didik agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan akhlak.
Dalam pemaparannya, Kak Damar menegaskan bahwa tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan hanya kemajuan teknologi, melainkan kemampuan menjaga karakter di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kemudahan mengakses internet harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi serta membangun kebiasaan yang positif.
“Kita boleh mengikuti zaman, namun jangan kehilangan arah. Masa depan kita ditentukan oleh 10 tahun yang akan datang dengan apa yang kita lakukan hari ini,” ujar Kak Damar.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dapat menjadi peluang maupun ancaman. Apabila tidak disertai karakter yang kuat, generasi muda akan mudah terpengaruh oleh budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral.
Kak Damar juga mengingatkan bahwa Indonesia Emas tidak akan terwujud apabila generasi mudanya kehilangan karakter. Sebaliknya, kondisi tersebut justru akan menjadi ancaman bagi masa depan bangsa.
“Mindset kita harus selalu dijaga. Kalau kita sibuk dengan kesenangan saat ini, maka kita akan menikmati kegagalan di masa yang akan datang,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan seseorang berawal dari cara berpikir atau mindset. Cara pandang yang positif akan mendorong seseorang untuk terus belajar, mencoba, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.
“Habiskan masa gagalmu hari ini dengan selalu mencoba hal positif. Karena kegagalan yang diperbaiki adalah modal sukses yang akan menanti,” pesannya kepada seluruh peserta.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang, Ahmad Haryanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperkuat karakter peserta didik.
Menurut Ahmad, sekolah tidak hanya bertugas memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan pola pikir yang positif. Oleh karena itu, berbagai program penguatan karakter terus dihadirkan sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.
“Dalam peringatan Hari Anak Nasional ini, kita harus sadar bahwa masa depan bangsa ada di tangan kalian. Maka SMP Mutual selalu memberikan layanan dan menjadi fasilitator agar setiap potensi terus berkembang secara terarah. Jagalah karakter kalian, karena dari karakter itulah tersimpan tabungan masa depan yang akan mengantarkan pada kesuksesan,” ungkap Ahmad.
Ia menambahkan bahwa siswa SMP Mutual diharapkan memiliki keberanian untuk berubah, berpikir maju, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta akhlak mulia yang menjadi identitas sekolah.
Kegiatan Upgrade Mindset berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari mendengarkan kisah inspiratif, menjawab pertanyaan, hingga menyampaikan komitmen pribadi untuk menjadi generasi yang berkarakter dan berprestasi.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang berharap semangat Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum membangun generasi yang memiliki karakter kuat, pola pikir positif, serta kesiapan menghadapi tantangan global.
Acara ditutup dengan seluruh peserta bersama-sama meneriakkan tema Hari Anak Nasional 2026, yaitu “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan generasi Indonesia yang cerdas, berakhlak, dan siap menyongsong masa depan.
Kontributor: Fury Fariansyah



